SEGERA TERBIT

KONSTRUKSI NILAI GASTRONOMI LOKAL : PENDEKATAN TEORETIS DAN PRAKTIS DALAM PARIWISATA

Buku ini mengupas gastronomi sebagai lebih dari sekadar aktivitas mengolah dan mengonsumsi makanan. Gastronomi dipahami sebagai representasi identitas budaya, sejarah, pengetahuan lokal, serta praktik sosial yang membentuk karakter suatu destinasi wisata. Di tengah meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman yang autentik dan bermakna, gastronomi lokal telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, ekonomi kreatif, dan pelestarian warisan budaya.
Buku ini menghadirkan pembahasan yang komprehensif mengenai proses konstruksi nilai gastronomi lokal melalui perpaduan perspektif budaya, antropologi, sosiologi, ekonomi, dan ilmu pariwisata. Pembaca diajak memahami bagaimana makanan tradisional tidak hanya memiliki nilai fungsional sebagai kebutuhan konsumsi, tetapi juga mengandung nilai historis, simbolik, filosofis, ekologis, dan ekonomi yang terus dikonstruksi oleh masyarakat, pelaku industri, pemerintah, serta wisatawan. Nilai-nilai tersebut kemudian menjadi fondasi dalam membangun citra destinasi, memperkuat identitas daerah, serta menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.
Melalui pendekatan teoretis, buku ini mengulas berbagai konsep dasar gastronomi, wisata gastronomi, warisan kuliner, foodscape, pengalaman wisata, autentisitas, hingga konsep keberlanjutan dalam pengembangan destinasi. Selanjutnya, pendekatan praktis disajikan melalui berbagai contoh implementasi pengembangan gastronomi lokal, strategi interpretasi budaya, pengemasan produk wisata gastronomi, penyelenggaraan festival kuliner, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM kuliner, pemanfaatan pemasaran digital, serta kolaborasi multipihak dalam menciptakan ekosistem pariwisata gastronomi yang berdaya saing.
Disusun dengan bahasa yang sistematis, ilmiah, namun tetap mudah dipahami, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi pariwisata, pelaku industri kuliner, pemerintah daerah, serta pemerhati budaya yang ingin memahami hubungan erat antara gastronomi, identitas budaya, dan pembangunan destinasi wisata. Lebih dari itu, buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan potensi gastronomi lokal Indonesia sebagai aset budaya yang bernilai tinggi sekaligus sebagai penggerak pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Penulis: Dewi Turgarini, Poppy, Nayla Zhufairo, Aynil Fadhila, Zaky Maradan, moMelinda Ade Syafitri, Kartini Mega Dzikrullah, Mufi Datun Nisa
Ukuran Buku : 15,7 x 23 cm
Tebal Buku : x + 360 (370 hal.)
Tahun terbit : 2026
Jenis kertas : HVS 72 gr

Harga aslinya adalah: Rp125.000.Harga saat ini adalah: Rp110.000.

BAHASA INSTRUKSI DI DUNIA KERJA JEPANG: Analisis Kontrastif Kalimat Imperatif dalam Bahasa Jepang dan Indonesia

Bahasa Jepang memiliki sistem ekspresi imperatif yang relatif kompleks. Perintah dapat diekspresikan melalui berbagai bentuk, seperti bentuk imperatif, bentuk -te kudasai, -nasai, bentuk larangan -na, serta konstruksi lain yang memiliki nuansa tingkat ketegasan dan kesantunan yang berbeda. Sementara itu, bahasa Indonesia juga memiliki beragam cara untuk menyampaikan instruksi, perintah, larangan, imbauan, dan peringatan. Perbedaan sistem kebahasaan tersebut menjadi menarik ketika kedua bahasa digunakan untuk menyampaikan pesan yang sama dalam lingkungan kerja dan pelatihan.
Buku ini membahas secara mendalam karakteristik kalimat imperatif yang digunakan dalam rambu instruksi (chūi jikō) dalam bahasa Jepang dan bahasa Indonesia. Kajian diarahkan untuk mengungkap persamaan dan perbedaan kedua bahasa, baik dari aspek bentuk kebahasaan, struktur kalimat, pilihan leksikal, fungsi komunikatif, maupun konteks penggunaannya.
Melalui analisis kontrastif, buku ini tidak sekadar membandingkan bentuk kalimat imperatif bahasa Jepang dan bahasa Indonesia, tetapi juga mengkaji bagaimana pilihan bentuk tersebut berkaitan dengan konteks, tujuan komunikasi, hubungan sosial, tingkat ketegasan, kesantunan, dan karakteristik rambu instruksi.
Buku ini ditujukan kepada mahasiswa dan dosen bahasa Jepang, peneliti linguistik, pengajar bahasa Jepang untuk dunia kerja, instruktur lembaga pelatihan kerja, praktisi penerjemahan, serta pembaca yang tertarik pada perbandingan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia.

Penulis: Galih Mahesa Wibawa, Linna Meilia Rasiban & Herniwati
Ukuran Buku : 14,7 x 21 cm
Tebal Buku : x + 170 (180 hal.)
Tahun terbit : 2026
Jenis kertas : Bookpaper

Harga aslinya adalah: Rp85.000.Harga saat ini adalah: Rp75.000.

Let's Chat!