Di banyak pesantren, ilmu saraf diajarkan dengan sungguh-sungguh. Santri menghafal tasrif dengan lancar, mengenali pola kata dengan cermat, dan menguasai kaidah dengan baik. Namun ketika diminta berbicara dalam bahasa Arab, banyak di antara mereka terdiam. Kaidah telah dikuasai, tetapi belum menjelma menjadi kemampuan berbahasa.
Buku ini hadir untuk menjawab persoalan tersebut. Kaidah taṣrif dalam Kitāb At-Taṣrīf disajikan bukan sekadar untuk dihafal, tetapi dialirkan langsung ke dalam praktik muḥādaṡah melalui pendekatan Project Based Learning. Tradisi pesantren tetap dijaga — matan tetap dihafal, setoran tetap berjalan, murājaʿah tetap dirawat — sementara ruang bagi santri untuk berbicara, berlatih, dan berkarya dibuka selebar-lebarnya.
Disusun dari pengalaman nyata di lingkungan pesantren, buku ini menghadirkan pendekatan belajar saraf yang utuh: dari memahami kaidah, menghafal pola, hingga mempraktikkannya dalam percakapan sehari-hari di kelas.
Buku ini ditujukan bagi guru bahasa Arab, pengelola dan pengasuh pesantren, pengembang kurikulum, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, serta siapa pun yang meyakini bahwa kaidah dipelajari bukan untuk diingat semata, melainkan untuk digunakan.
Buku
MENGHIDUPKAN SARAF, MENUMBUHKAN KALĀM: BAHAN AJAR KITĀB AT-TAṢRĪF BERBASIS MUḤĀDAṠAH DENGAN PENDEKATAN PROJECT BASED LEARNING
Harga aslinya adalah: Rp85.000.Rp75.000Harga saat ini adalah: Rp75.000.
Penulis : Roni Abdurrohman, Mohamad Zaka Al Farisi & Asep Sopian
Ukuran Buku : 14,7 x 21 cm
Tebal Buku : x + 140 (150 hal.)
Tahun terbit : 2026
Jenis kertas : Bookpaper
ISBN: 978-634-xxxx-xx-x





