Di tengah arus informasi yang serba cepat dan masif hari ini, kemampuan membaca, menyerap, serta mengolah informasi secara mendalam bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mutlak. Buku “Bahasa dan Sastra sebagai Landasan Berpikir Kritis” hadir untuk mengupas secara komprehensif bagaimana bahasa—sebagai alat komunikasi utama—dan sastra—sebagai bentuk ekspresi estetis serta refleksi kemanusiaan—memiliki peran fundamental dalam membentuk pola pikir yang analitis, logis, dan objektif.
Buku ini menyoroti premis bahwa bahasa bukan sekadar medium untuk menyampaikan pesan, melainkan sistem kognitif yang membentuk cara manusia memandang realitas. Melalui pemahaman kebahasaan yang baik, pembaca diajak untuk mengenali bias, mendeteksi manipulasi kata (fallacy), dan mempertanyakan asumsi-asumsi yang tersembunyi di balik sebuah wacana.
Sementara itu, pada dimensi sastra, buku ini mengeksplorasi bagaimana teks sastra melatih kepekaan empati sekaligus ketajaman analitis. Karya sastra menuntut pembacanya untuk membaca melampaui permukaan teks (reading between the lines), memahami sudut pandang yang beragam, serta merumuskan makna dari berbagai lapisan metafora dan konteks sosial. Perpaduan antara ketepatan logika bahasa dan kedalaman interpretasi sastra inilah yang melahirkan fondasi berpikir kritis yang utuh.
Buku
BAHASA DAN SASTRA SEBAGAI LANDASAN BERPIKIR KRITIS
Harga aslinya adalah: Rp75.000.Rp65.000Harga saat ini adalah: Rp65.000.
Penulis: Ernie Bertha Nababan, Sary Sukawati, Hermika Napitupulu, Grace Florentia Saparang Usfinit, & Natalia Sri Wahyuni Silaban
Ukuran Buku : 14,7 x 21 cm
Tebal Buku : x + 126 (136 hal.)
Tahun terbit : 2026
Jenis kertas : Bookpaper





